satu kata ini sedang terngiang-ngiang sejak beberapa minggu belakangan ini. saya kerap merasa ada yang berubah dengan suasana di sekitar saya (terutama pacar). memang dunia sudah tidak lagi milik berdua. kami membuka dunia kami dan kami menemukan kawan yang sejalan dengan dunia kami. dari situ dunia yang tadinya milik berdua mulai membaur dengan dunia milik yang lain. segala hal terjadi. dan yang saya rasakan adalah efek yang kurang baik karena terbiasa segala hal berdua dan sekarang ber-ramai-ramai, saya sempat merasa tersisihkan.
saya berbicara kepada seorang sahabat tentang perubahan yang saya rasakan ini. setelah mendengar segala yang saya rasakan,muncullah satu pertanyaan yang sampai sekarang saya tidak mengerti ia bisa menyimpulkan pertanyaan tersebut dari sisi mana.
jangan-jangan dia deket sama cewek lain yi?
wow jujur saja. untuk pertanyaan macam ini,saya pernah terbesit sekali pun saja tidak pernah. tapi mengapa sahabat saya ini melihat dari kacamatanya bahwa laki-laki saya ini ada yang lain.
jawaban saya?
saya sangat percaya hal itu adalah hal yang sangat tidak mungkin dia lakukan terhadap saya. entah mengapa saya sangat yakin dan percaya kalau memang hanya ada satu untuk dia yaitu, saya.
apakah ini berlebihan? saya pikir tidak
meskipun saya sangat percaya dia tapi ya ada kalanya saya pun menyimpan cemburu.tapi tetap rasa percaya itu mengalahkan segalanya.
dan yang bisa saya simpulkan adalah rasa percaya justru menimbulkan suatu tanggung jawab yang saya rasa cukup berat untuk tidak mengkhianatinya ketimbang terlalu banyak bercuriga. dan rasa percaya menurut saya merupakan suatu dorongan untuk menjadi semakin berkembang.
(hahahaha ini renungan malam hari kala malas mengerjakan tugas!)
good night!

